Sekeranjang Delima ....

Tanpa kusadari telah banyak puisi yang kubuat di sepanjang jalan kehidupanku ini, aku ingin mengumpulkannya dan berbagi dengan kamu semua. Berbagi pengalaman hidup dimana barangkali ada hikmah-hikmah tersembunyi yang dapat kamu ambil dari barisan kata-kata puisiku atau barangkali malah hanya sekedar barisan kata-kata indah tak bermakna.

Puisi-puisiku adalah murni refleksi diriku, dengan begitu barangkali kamu bisa lebih mengenal dan mendalami siapakah sebenarnya sosok seorang Mahdie Quintana itu. Sebab dengan mengenalku maka aku berharap kamupun dapat berbagi kehidupan ini bersamaku, bersama mengarungi kehidupan yang terasa kian berat dijejali berbagai masalah yang menerpa.

Akhir kata, aku dedikasikan seluruh puisi ini terutama untuk orang tua, isteri, anak-anakku, dan semua yang menyenangi dan dapat memahami sajak dan puisi, karena sekali lagi puisi adalah refleksi dari seluruh peristiwa kehidupan kita yang sedang berjalan ini. Terutama untuk kamu : "karena kamulah aku merangkai kata, kamu adalah inspirasiku ..."

Selamat menikmati sambil tetap berpikiran merdeka.

Senin, 10 Agustus 2009

Dear Percy, Pagey, Jonessy and Jason ......,.

tubuh-tubuh renta yang perkasa, tetap bersinar dipenghujung senja

bertiga kau kejutkan jagat raya pencinta senandung lamamu

bersama sang putra mahkota yang duduk tegak di singgasana

milik almarhum ayah tercinta

meramu lagi racikan lama dengan rasa-rasa baru tak bercela

sayang mimpiku takkan berakhir nyata

sekedar asa yang tak berujung

kalian hanya akan berlaga di negara sang ratu saja

di atas jenjang yang pasti megah tak terkira

tanpa ada di layar kaca, bahkan di dunia maya


hanya cakram-cakram usangmu saja yang menemani hari-hariku

hanya senandung semangat pagi yang menemani mulainya hari

hanya ayunan malam membuai yang mengiringi mimpiku

walau sejuta keinginan menggumpal menyumbat seluruh nadi

hanya itu yang bisa ku buat


stairway to heaven… yang tak lekang oleh jaman

immigrant song… yang melekat pada kehidupan dunia

achilles last stand… yang megah namun penuh derita

black dog… yang mengonggong resah bangunkan jiwa hampa

rock n roll… yang membuktikan jiwa kalian memang itu


10 desember 2007 saksi jaman akan mencatat sejarah

kembali bersama goyang dunia yang makin panas membara

jutaan manusia dunia resah nantikan itu

walau bertambahnya usia pasti membawa keterbatasan

aku tetap junjung kau di atas segalanya dalam liang pendengaranku.




09122007

the songs remain the same

1 komentar:

  1. puisi ini gua buat waktu LZ have a reunion gig. Saking ngebetnya dan frustasi karena nggak ada celah buat nyaksiin salah satu keajaiban abad ini, akhirnya gua cuma bisa nulis dan dengerin lagunya.

    BalasHapus