Sekeranjang Delima ....
Tanpa kusadari telah banyak puisi yang kubuat di sepanjang jalan kehidupanku ini, aku ingin mengumpulkannya dan berbagi dengan kamu semua. Berbagi pengalaman hidup dimana barangkali ada hikmah-hikmah tersembunyi yang dapat kamu ambil dari barisan kata-kata puisiku atau barangkali malah hanya sekedar barisan kata-kata indah tak bermakna.
Puisi-puisiku adalah murni refleksi diriku, dengan begitu barangkali kamu bisa lebih mengenal dan mendalami siapakah sebenarnya sosok seorang Mahdie Quintana itu. Sebab dengan mengenalku maka aku berharap kamupun dapat berbagi kehidupan ini bersamaku, bersama mengarungi kehidupan yang terasa kian berat dijejali berbagai masalah yang menerpa.
Akhir kata, aku dedikasikan seluruh puisi ini terutama untuk orang tua, isteri, anak-anakku, dan semua yang menyenangi dan dapat memahami sajak dan puisi, karena sekali lagi puisi adalah refleksi dari seluruh peristiwa kehidupan kita yang sedang berjalan ini. Terutama untuk kamu : "karena kamulah aku merangkai kata, kamu adalah inspirasiku ..."
Selamat menikmati sambil tetap berpikiran merdeka.
Kamis, 13 Mei 2010
I POINTED AT YOU…AND YOU’LL BE ON YOUR KNEES SAID I LOVE YOU
asap dupa memenuhi ruang keinginan terpendam
sehelai rambut terselip diantara fotomu yang kumal
mulut berkomat-kamit ucapkan mantera yang menusuk telinga
seribu makhluk halus hadir bawa bayangmu
menari-nari diantara ratusan kembang melayang
terpatri di bilah keris tua nan sakti
kepercayaan bersandar di rambut putih yang wibawa
walau rupiah tetap meraja di atas segalanya
dalam alam yang ganjil ini
kamu bisa tak suka padaku, tapi
kamu harus mencintaiku.