tergagap injak rem hingga berdecit
teringat pesanan isteri dan anak di rumah,
seraut wajah bernilai tujuh setengah ramah menyambut
“ tolong bungkus empat ayam bakar dan satu soto"
“oke tunggu sebentar"
pinggul yang bergoyang sejenak menyita perhatian
keramahan dan nada bicara menggoda terus meluncur deras
“kok minggu gini tetep buka, emang nggak jalan-jalan ?”
pertanyaan memancingku terlontar
“emang mas mau ngajak jalan-jalan ?”
jawaban yang terasa menghantam hasrat kelakianku
mata yang kadang terbuka kadang terpejam
apakah ada kotoran di sana ?
mulut mesra yang terus berbicara
apakah kau seorang pembicara ?
“semuanya 25 ribu, es teh gratis “
kau terima uang sambil menyentuh mesra
dan mengerling manja,
siang terasa makin panas
wajah tujuh setengah terus menggoda
angin siang menerbangkan hasrat yang makin membara
“Hei orang rumah, papa bawa oleh-oleh”
170509 - antapani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar